Rabu, 23 Oktober 2013

HARDDISK

Posted by : Andriy Yudianto

Bagian-bagian Harddisk
              Harddisk adalah media penyimpanan data permanen, jadi data tidak hilang meskipun listrik sudah dimatikan. Harddisk berisi cakram magnetik yang mampu menyimpan data. Ukuran harddisk dinyatakan dalam Byte (B), contoh: 160GB (160 milyar byte). Harddisk ditemukan  pertama kali oleh Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama berukuran 4.4 MB.
Bagian bagian Harddisk  


1.      Cover Mounting Holes (Cover not shown)
               Bagian dari harddisk berupa lubang tempat sekrup untuk pemasangan pada komputer.

2.      Base Casting
               Bagian dasar dari harddisk untuk meletakkan atau merangkai bagian-bagian harddisk    dalam satu kesatuan. Umumnya terbuat dari bahan logam solid yang dicetak.

3.      Spindle
Harddisk terdiri dari spindle yang menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data. Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing. Dahulu harddisk menggunakan ball bearing namun kini harddisk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan putaran harddisk. Semakin cepat putaran rpm harddisk maka semakin cepat transfer datanya.

4.      Slider (and Head)
Bagian dari harddisk yang berfungsi untuk membaca dan menulis data pada piringan magnetik.

5.      Actuator Arm
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai lengan mekanik yang menggerakkan head untuk membaca atau menulis data pada piringan magnetik. Bahan yang biasanya dipakai adalah lempengan logam yang kuat tapi sangat ringan sehingga mudah untuk
digerakkan.

6.      Actuator Axis
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai poros pergerakan lengan mekanik.

7.      Actuator
Bagian dari harddisk berupa blok logam yang bersifat magnetik yang di dalamnya terdapat motor penggerak lengan mekanik.

8.      SCSI Interface Connector, (ATA/IDE)
Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai konektor untuk menghubungkan harddisk dengan motherboard.

9.      Jumper Pins
Bagian dari harddisk berupa rangkaian pin logam yang memiliki fungsi sebagai tempat pengaturan posisi pembacaan harddisk pada komputer
.
10.  Jumper
Bagian dari harddisk yang memiliki fungsi sebagai pengatur hubungan antar pin.
  
11.  Power Connector  
       Bagian dari harddisk yang berfungsi sebagai penghubung sumber arus listrik ke harddisk. Power supply pada hardisk ada dua bagian :
Ø  Tegangan 12 Volt, berfungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan Head.
Ø  Tegangan 5 Volt, berfungsi untuk mesupply daya pada Logic Board agar dapat bekerja mengirim dan menerima data.

12.  Tape Seal
Bagian dari harddisk berupa pita segel yang berfungsi sebagai pelindung jaminan dari kerusakan.

13.  Ribbon Cable
Bagian dari harddisk berupa kabel tipis yang menghubungkan head ke papan logic berupa rangkaian elektronik dibagian bawah harddisk dimana setiap dokumen atau data yang di baca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.

14.  Platter 
       Berbentuk sebuah Pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data.Berbentuk bulat,merupakan cakram padat,memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya.Platter terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut dengan magnetic domain.Domain-domain ini diatur dalam satu atau dua arah untuk mewakili binary “1” dan “0”. Dalam piringan tersebut terdiri dari beberapa track, dan beberapa sector, dimana track dan sctor ini adalah tempat penyimpanan data serta file system. Misalnya hardisk kita berkapasitas 40 GB, bila di format kapasitasnya tidak sampai 40 Gb. karena harus ada trac dan sector yang dipakai untuk menyimpan ID pengenal dari formating hardisk tersebut. Jumlah pelat dari masing-masing harddisk berbeda-beda,tergantung pada teknologi yang digunakan dan kapasitas yang dimiliki tiap harddisk.Untuk harddisk-harddisk keluaran terbaru,biasanya sebuah plat memiliki daya tampung 10 sampai 20 Gigabyte.Contohnya sebuah Harddisk berkapasitas 40 Gigabyte,biasanya terdiri dari dua buah plat yang masing-masing berkapasitas 20 Gigabyte.

15.  Case Mounting Holes
Bagian dari harddisk berupa lubang tempat sekrup untuk pemasangan pada komputer.


CARA KERJA HARDDISK
Saat harddisk mulai beroperasi, spindle berputar menggerakkan piringan dengan sangat cepat. Lengan ayun bergerak ke dalam dan keluar sisi piringan menggerakkan head untuk melakukan pembacaan dan penulisan data baik dari dan ke piringan. Piringan terdiri atas bagian yang disebut track, yaitu bagian yang melingkar secara konsentris pada seluruh sisi luar dan dalam piringan. Selanjutnya track dibagi menjadi beberapa bagian atau segment yang
disebut dengan sector. Tiap sector umumnya dapat menampung informasi sampai dengan 512 byte. Data yang dikirim ke sebuah harddsik melalui suatu sistem operasi untuk direkam,
diproses menggunakan sebuah rumusan yang kompleks. Kemudian harddisk menambahkan
sebuah bit ekstra pada data yang dikirimkan. Bit tersebut tidak memakan suatu tempat. Di waktu kemudian, pada saat data diambil kembali, bit ekstra memungkinkan harddisk untuk
mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet
di dalam harddisk. Kemudian, harddisk menggerakkan head melalui track yang sesuai
dari platter. Waktu untuk menggerakkan head disebut dengan “seek time”. Saat berada di atas
track yang benar, harddisk menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan
berada di bawah head. Satuan waktu untuk mencari dan menemukan sector disebut dengan
drive latency”. Semakin pendek waktu ”seek time” dan “drive latency”, maka semakin cepat
harddisk menyelesaikan tugasnya. Pada waktu komponen elektronik harddisk
menentukan sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive
mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa elektrik tersebut menghasilkan sebuah
medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam
tersebut selanjutnya mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman.





  
Sumber : http://abisabrina.wordpress.com/2010/08/05/bagian-bagian-komputer-harddisk/


Minggu, 13 Oktober 2013

Sejarah Software

Dengan posting ini saya ingin berbagi tentang Sejarah Software Komputer dan Perbedaan antara Sistem Operasi dan Software Aplikasi
. Sebagaimana kita ketahui bahwa jika tidak ada software maka sebuah perangkat keras hanyalah sebuah barang rongsokan tidak berguna. Karena Software bisa di ibaratkan semacam otak dari semua perangkat keras (Hardware).

Software Komputer adalah kumpulan dari pada intruksi atau statement yang di susun secara logis dan berbentuk kode yang hanya dapat di mengerti oleh komputer. Software Komputer ini berangsur-angsur mengalami peningkatan atau perubahan dari tahun ke tahun dalam perkembangannya.  Teknologi yang canggih dari perangkat keras akan berfungsi bila instruksi-instruksi tertentu telah di berikan kepadanya. Intruksi-instruksi tersebut disebut dengan perangkat lunak (software). Intruksi-instruksi perangkat lunak di tulis oleh manusia untuk mengaktifkan fungsi dari perangkat keras computer. 

Klasifikasi perangkat lunak


Perangkat lunak secara umum dapat dibagi menjadi 2 yaitu perangkat lunak system dan perangkat lunak aplikasi. Perangkat lunak system dapat dibagi lagi menjadi 3 macam yaitu: 
1. Bahasa Pemrograman ; merupakan perangkat lunak yang bertugas mengkonversikan arsitektur&algoritma yang di rancang manusia ke dalam format yang dapat dijalankan computer,contoh bahasa pemprograman: BASIC, COBOL, Pascal, C++, FORTRAN.

2. Sistem Operasi ; saat computer pertama kali dihidupkan ,system operasilah yang pertama kali dijalankan, sistim operasi yang mengatur seluruh proses, menterjemahkan masukan, mengatur proses internal, memanajemen penggunaan memory dan memberikan keluaran ke peralatan yang bersesuaian, contoh system operasi: DOS, UNIX, Windows 95, IBM OS/2, Apple’s system.

3. Utility ; system operasi merupakan perangkat lunak system dengan fungsi tertentu, misalnya pemerikasaan perangkat keras(hardware troubleshooting), memeriksa disket yang rusak (bukan rusak fisik), mengatur ulang isi harddisk (partisi,defrag), contoh utility adalah Norton utility




Sumber ; http://teknologi-mu.blogspot.com/2012/09/sejarah-software.html